1. orang banyak. Entrepreneurship atau kewirausahaan adalah

1.     PENDAHULUAN1.

1  LatarBelakangEntrepreneur adalah seseorangyang melakukan kegiatan berwirausaha serta membuat lapangan pekerjaan yangbermanfaat bagi orang banyak. Entrepreneurship atau kewirausahaan adalah usahakreatif yang dibangun berdasarkan inovasi untuk menghasilkan sesuatu yang baru,memiliki nilai tambah, memberi manfaat, menciptakan lapangan kerja dan hasilnyaberguna bagi orang lain. Entrepreneurship mengandung makna wiraswasta atauwirausaha adalah cabang ilmu ekonomi yang mengajarkan bagaimana kita bisamandiri dalam memulai suatu usaha dalam rangka mencapai profit sertamengembangkan seluruh potensi ekonomi yang dimiliki.Menjadi seorang entrepreneurtidaklah mudah karena membutuhkan berbagai skill individu yang wajib dimilikisalah satunya adalah jiwa Leadership, maksud dari jiwa leadership disini adalahseorang entrepreneur harus memiliki jiwa kepemimpinan, dapat dipercaya, bertanggungjawab, mudah bergaul dengan orang lain,dapat menerima saran dan kritik.Berbicara mengenai Entrepreneurdan Leadership, seorang pemimpin seharusnya memiliki kecerdasan emosional yangtinggi karena seorang pemimpin sebaiknya mampu mengendalikan dirinya, tidakemosional dan cepat marah, selalu sabar dalam bekerja jika terjadi hal-hal yangtidak diinginkan, tekun dalam bekerja serta selalu positive thinking. Seorangpemimpin yang memiliki EQ tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan karena memikirkandampak dari keputusan yang sudah diambil, selalu rendah hati (tawadlu),konsisten, transparan serta terbuka kepada rekan kerja dan tidak merasa dirinyapaling benar.Pemimpin dengan kecerdasanspiritual yang tinggi bukan hanya sekedar beragama saja, tetapi yang terpentingadalah beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa.

Pemimpin yang mampumenerapkan kecerdasan spiritual mampu menilai mana yang benar dan mana yangsalah mana yang halal dan mana yang haram, unsur SQ sangat penting bagi seorangpemimpin karena membuat keberadaan dirinya bermanfaat bagi orang banyak. Seorang pemimpin tentunyadituntut memliki kecerdasan intelektual yang tinggi, akan tetapi banyak daripemimpin yang tidak memperhatikan atau tidak peduli dengan kecerdasan emosionaldan spiritual dan banyak sekali yang tidak mengaplikasikannya seperti tidakbertanggung jawab, tidak adil, memanfaatkan orang lain, cepat marah selalunegative thinking dan perbuatan tercela lainnya.Melihat persoalan diatas, penulistelah merumuskan karya tulis ilmiah dengan judul “Pentingnya ESQ di Dalam SikapKepemimpinan Bagi Seorang Entrepreneur”. 1.2  IdentifikasiMasalah1.     PengertianEntrepreneurship dan Leadership menurut para ahli ?2.     PengertianEQ dan SQ ?3.     Bagaimanacara mendidik dan menumbuhkan kecerdasan emosional dan spiritual bagi seorangleader dan entrepreneur ?  4.

     Sepertiapa kecerdasan emosional dan spiritual yang harus dimiliki oleh seorang leader danentrepreneur ?5.     Apasaja yang membedakan seorang leader dan entrepreneur yang memiliki kecerdasanEQ dan  SQ dan yang tidak memilikikecerdasan EQ dan SQ ? 1.3  Tujuan1.     Dapatmemahami pengertian entrepreneur dan leadership.2.     Dapatmemahami pengertian EQ dan SQ.

3.     Mengetahuibagaimana mendidik dan menumbuhkan kecerdasan emosional dan spiritual.4.

     Mengetahuikecerdasan emosional dan spiritual yang harus dimiliki oleh seorang leader danentrepreneur.5.     Mengetahuiperbedaan seorang leader yang memiliki kecerdasan EQ dan SQ dan yang tidak. 1.4  TinjauanPustakaUntuk mengkaji ilmu entrepreneurdan leadership pentingnya esq di dalam sikap kepemimpinan bagi seorangentrepreneur terdapat beberapa tulisan yang dapat digunakan sebagai pijakan.Pertama,Eddy Soeryanto Soegoto (2009:27) mendefinisikan bahwa Entrepreneur adalah orangyang berjiwa Kreatif, Inovatif, Mandiri, Percaya Diri, Ulet dan Tekun, Rajin,Disiplin, Siap Menghadapi Resiko, Jeli melihat & meraih Peluang, PiawaiMengelola Sumber Daya dalam Membangun, Mengembangkan, Memajukan &Menjadikan Usaha atau Perusahaannya Unggul.

Kedua,Geoffrey G. Meredith et. Al (1995) mendefiniskan bahwa Entrepreneur adalahorang yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai kesempatan-kesempatanbisnis, mengumpulkan sumber-sumber daya yang dibutuhkan guna mengambilkeuntungan daripadanya serta mengambil tindakan yang tepat, guna memastikankesuksesan.Ketiga,Siswanto Sudomo (1989) mendefinisikan bahwa Entrepreneur adalah segala sesuatuyang penting mengenai seorang wirausaha, yakni orang yang memiliki sifatbekerja keras dan berkorban, memusatkan segala daya dan berani mengambil risikountuk mewujudkan gagasannya.

Keempat,Eddy Soeryanto Soegoto (2009:346) mendefiniskan bahwa kepemimpinan (Leadership)adalah proses mengarahkan, menginstruksikan atau mempengaruhi orang lain atauorganisasi untuk melaksanakan suatu tugas atau tujuan organisasi.Kelima,Moejiono (2002) mendefiniskan bahwa Leadership adalah akibat dari satu arah,karena pemimpin mungkin memiliki kualitas-kualitas tertentu yang membedakandirinya dengan pengikutnya. 2.     METODE1.     Metodedeskriptif Atas rumusuan permasalahan yangdidasari oleh latar belakang yang penulis rancang dapat disimpulkan bahwametode desain penulisan yang akan digunakan dalam penulisan karya ilmiah ini penulismenggunakan metode desain penulisan deskriptif.

Metode deskriptif dapatdiartikan sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki denganmenggambarkan keadaan subjek atau objek dalam penelitian dapat berupa orang,lembaga, masyarakat dan yang lainnya yang pada saat sekarang berdasarkanfakta-fakta yang tampak atau apa adanya. Dalam penulisan karya ilmiah inipenulis mencoba memaparkan atau mendeskripsikan mengenai pentingnya esq didalam sikap kepemimpinan  bagi seorangentrepreneur dengan mencoba menggambarkan suatu keadaan dimana esq itu  sangat dibutuhkan bagi seorang leader atau enterpreneur dalam  menjalankan bisnis yang disertai dengan data –data dan fakta yang tampak dan apa adanya. Serta penulis mencoba untukmeramalkan rintangan seperti apa yang akan di hadapi oleh seorang leader  apabila tidak memiliki kecerdasanemosional dan kecerdasan spiritual yang baik dan efektif. 2.

     MetodePustakaPenulis mengambil metode pustakadengan mempelajari dan mengumpulkan data dari pustaka yang berhubungan denganalat, baik berupa buku maupun informasi dari internet searching. 3.     DiskusiSelanjutnya metoede diskusidilakukan oleh penulis dengan cara bertanya secara langsung mengenai pengalamanpribadi dari seorang entrepreneur mengenai keterampilan berkomunikasi  yang memiliki efek besar dalam menjalankanbisnis. Berdiskusi dengan  teman – temanyang mengetahui tentang informasi yang di perlukan dalam membuat karya ilmiahini.   3.      HASILDAN PEMBAHASAN3.1  PengertianEntrepreneur dan Leadership Menurut Para AhliMenurut Eddy  Soeryanto Soegoto, (2009), Entrepreneuradalah orang yang berjiwa Kreatif, Inovatif, Mandiri, Percaya Diri, Ulet &Tekun, Rajin, Disiplin, Siap Menghadapi Risiko, Jeli melihat & meraihPeluang, Piawai Mengelola Sumber Daya, dalam Membangun, Mengembangkan,Memajukan & Menjadikan Usaha atau Perusssahaannya Unggul.

 3.2  PengertianKepemimpinan (Leadership)MenurutEddy Soeryanto Soegoto (2009:346), Kepemimpinan (Leadership) adalah prosesmengarahkan, menginstruksikan, atau memengaruhi orang lain atau organisasiuntuk melaksanakan suatu tugas atau tujuan organisasi.KepemimpinanMerupakan:·        Sifatyang melekat pada diri seorang pemimpin, seperti: kepribadian, kemampuan, dankesanggupan ·        Serangkaiankegiatan pemimpin yang tidak dapat dipisahkan dengan kedudukan serta gaya atauperilaku pemimpin itu sendiri·        Prosesantarhubungan atau interaksi antara pemimpin, bawahan dan situasi·        Seniuntuk menciptakan kesesuaian paham·        Bentukpersuasi dan inspirasi ·        Kepribadianyang mempunyai pengaruh ·        Tindakandan perilaku·        Titiksentral proses kegiatan kelompok·        Hubungankekuatan/kekuasaan ·        Saranapencapaian tujuan ·        Hasildari interaksi·        Perananyang dipolakan·        Inisiasistruktur  Dikutipdari Teori Sifat, Teori ini menyatakan bahwa keberhasilan seorang pemimpinditentukan oleh sifat-sifat, perangai atau ciri-ciri yang dimiliki pemimpinitu.

Untuk menjadi seseorang pemimpin yang berhasil, sangat ditentukan olehkemampuan pribadi pemimpin yakni kualitas seseorang denganberbagai sifat,perangai atau ciri-ciri di dalamnya 3.3  PengertianEQ dan SQEQ adalah kecerdasan emosionalyang memiliki kemampuan untuk mengendalikan diri sendiri, semangat, dan  ketekunan, serta kemampuan untuk memotivasidiri sendiri dan bertahan mengahadapi frustasi, kesanggupan untuk mengendalikandorongan hati dan emosi, tidak melebih-lebihkan kesenangan, mengatur suasanahati dan menjaga agar beban stres tidak melunturkan kemampuan berpikir, untukmembaca perasaan yang terdalam dari orang lain atau berempati dan berdoa, untukmemelihara hubungan dengan orang lain sebaik-baiknya, dari EQ kita dapatmemiliki kemampuan untuk memecahkan masalah serta untuk memimpin diri sendiridan memipin lingkungan sekitar.Perlu dipahami bahwa SQ tidakselalu berhubungan dengan agama saja, kecerdasaan spiritual (SQ) adalahkecerdasan jiwa yang dapat membantu seseorang membangun dirinya secara utuh, SQtidak bergantung pada budaya atau nilai. Tidak mengikuti nilai-nilai yang ada,tetapi menciptakan kemungkinan untuk memiliki nilai-nilai itu sendiri.Kecerdasan spiritual adalah kecerdasan yang berasal dari dalam hati, menjadikankita kreatif ketika kita dihadapkan pada permasalahan pribadi dan mencobamelihat makna yang terkandung di dalamnya serta mampu menyelesaikan dengan baikagar memperoleh ketenangan dalam diri serta mendapatkan ketenangan dankedamaian di dalam hati. Kecerdasan spiritual membuat seseorang dapatmendapatkan makna dari setiap kegiatan sebagai ibadah, demi kepentingan oranglain dan Tuhan yang sangat dicintainya.

            3.4  CaraMendidik dan Menumbuhkan Kecerdasan Emosional dan Spiritual Bagi Seorang Leaderdan EntrepreneurshipDahulu orang lebih mengedepankankecerdasan intelektual (IQ) saja. Seiring dengan perkembangan zaman kondisi inimulai berubah dengan adanya kecerdasan emosional (Emotional Quotient). Dulubanyak sekali yang mempunyai pendapat bahwa seseorang yang mempunyai kecerdasanintelektual (IQ) tinggi akan bisa menjadi seseorang yang memiliki pengaruhbesar di dunia, akan tetapi saat ini memiliki kecerdasan intelektual saja tidakcukup dan bukanlah jaminan seseorang agar dapat sukses, harus juga di imbangidengan kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasan spritual (SQ).

Seseorang yangmemiliki kecerdasan emosional yang tinggi akan mampu menghadapi konflik danbisa mengatasinya secara dewasa dalam berbagai situasi, menjadi seorangentrepreneur tentunya harus memiliki kecerdasan emosional karena mengingatbahwa seorang yang bergerak dibidang entrepreneurship dalam usahanya akanmenemukan jatuh bangun dalam usahanya, selagi kita bisa menghadapi masalahdengan hati dan pikiran yang jernih tentunya segala masalah yang menerpa akanmudah untuk mengatasinya. Selain itu seorang entrepreneur pun harus memilikikomitmen yang tinggi mengenai visi misi yang sudah dibuat, kecerdasanintelektual jika diseimbangkan dengan kecerdasan emosional akan menjadipengaruh besar untuk seorang entrepreneur menjadi sukses. Langkah yang harusdilakukan untuk memiliki kecerdasan emosional (EQ) adalah :1.     Belajaruntuk mengenal emosi diri sendiriTanyakankepada diri sendiri bagaimana perasaan yang sesungguhnya, kenali diri apakahdiri kita merupakan seorang yang pemberani, penyabar, pemarah, selalu cemas,penakut dan lain-lain.2.

     Belajaruntuk mengelola emosi diriSesuatuyang berkaitan dengan emosi seperti marah, menangis, takut, cemas, bahagia ituadalah hal yang wajar yang dialami oleh manusia, hal itu tidak wajar apabilamengekspresikan secara berlebihan. Berlatihlah untuk mengelola emosi, jika itusemua dapat dikendalikan kita akan menjadi seorang entrepreneur yang sukses.3.     Belajaruntuk membaca emosi orang lainHalini sangat penting bagi seorang pemimpin, dimana kita dapat membaca lawanbicara apakah sedang sedih, takut, marah, bahagia, marah, atau ada hal yangdirahasiakan dan lain-lain. Emosi dapat kita kenali melalui komunikasi verbaldan non verbal melalui pandangan mata, gerak tubuh, ekspresi wajah, intonasidan nada pada saat bicara, dengan terbiasa membaca pesan non verbal kita akanmudah mengenali kondisi emosi seseorang.4.

     Belajarmengambil keputusanBagiseorang pemimpin atau entrepreneur ini sangat penting sekali, coba untukmengontrol keputusan yang akan dibuat pikirkan secara matang-matang dan secarasadar, liat kondisi sekitar dan selalu pertimbangkan dampak dari keputusan yangakan diambil, apakah hal itu bisa menguntungkan atau malah merugikan. 5.     Memotivasidiri setiap saatHalini akan membantu untuk selalu percaya diri, semangat, tekun, dan selaluberpikir positif atas apa yang akan dikerjakan. Memotivasi diri sendiri akanbagus untuk menumbuhkan mental seseorang.6.     Belajarmembina hubungan dengan orang lainSeorangpemimpin dan entrepreneur tentu sangat sering untuk membina hubungan dengankonsumen atau dengan rekan kerja dan karyawan, kecerdasan emosi sangatberpengaruh sekali dengan kemampuan seseorang menjalin hubungan baik denganorang lain.

Yang utama adalah membuka hati untuk bisa menerima kelebihan dankekurangan orang lain, harus paham akan batasan-batasan atau norma yang harusdipegang teguh dan tidak mencampuri privasi seseorang untuk tujuan mengenalseseorang itu lebih jauh, biarkan berjalan sesuai dengan yang dibutuhkan.      Dikutipdari buku Strategic Leadership Across Cultures: GLOBE Study of CEO LeadershipBehavior and Effectiveness in 24 Countries, the importance of executive leadersto the succes of their organizations is widely acknowledge (cf.Finkelstein,Hambrick, & Canella, 2009;Zaccaro & Klimoski, (2001). The GlobalLeadership and Organizational Behavior Effectiveness (GLOBE) research projectpresented in this book has the principal goal of determining how societalleadership expectations influence executive leadership behavior and effectiveness.The focus of this book is on executive leadership behavior and itseffectiveness. Specifically, our study focuses on the behavior and performanceof chief executive officers (CEOs) and their top management teams (TMTs)  3.

5  SepertiApa Kecerdasan Emosional dan Spiritual Yang Harus Dimiliki Oleh SeseorangLeader dan entrepreneur      Seorangentrepreneur yang memiliki jiwa kepemimpinan harus memiliki kecerdasanemosional dan diaplikasikan didalam kehidupan sehari-hari secara berkelanjutan.Berikutadalah penerapan kecerdasan emosional yang harus dimiliki oleh seorangpemimpin:1.      MotivasiMampumenggerakan dan menuntun diri menuju kepada apa yang sudah direncakanan, sangatefektif jika bertindak dan memiliki inisiatif yang tinggi, mampu bertahanmenghadapi kegagalan dan menghilangkan sikap frustasi.

2.       Pengaturan diriMampumenangani dan mengelola emosi sehingga akan berdampak positif  kepada diri sendiri dan orang lain.3.      Memiliki rasa empati atau pekaIkutmerasakan apa yang sedang dirasakan oleh karyawan atau rekan kerja, mampumemahami keinginan mereka, mampu berbaur kepada karyawan dan mencari solusisecara bersama-sama.      Pemimpin yang memiliki kecerdasan spiritualakan mampu memperlakukan karyawannya secara manusiawi , karena tidak adanyapenghalang dari hati nurani walaupun memiliki keyakinan atau pendapat yangberbeda, kita harus sadar bahwa tidak semua masalah bisa selesaikan secaralogis, teoritis ataupun linear. Karyawan dalam hal ini dianggap sebagairepresentasi dari kemauan di masa yang akan datang. Ada beberapa ciri-ciri yangmenandakan bahwa seorang pemimpin memiliki kecerdasan spiritual yaitu tidakpernah mengeluh karna ia percaya bahwa segala hal yang ada di dunia sudahdiatur jalannya oleh Tuhan YME, memiliki keyakinan teguh dan cinta kepada Tuhannya, memiliki pribadi yang tanggung jawab, mengetahui mana yang benar dan manayang salah, sabar jika terjadi kesalahan, memiliki sikap toleransi kepada oranglain, tidak pernah membeda-bedakan. Jika bersikap selalu adil, dapat dipercaya.

 3.6    Apa saja yang membedakan seorangleader dan entrepreneur yang memiliki kecerdasan EQ dan SQ dan yang tidakmemiliki kecerdasan EQ dan SQ     Adabeberapa hal pembeda dari seorang leader dan entrepreneur yang memilikikecerdasan EQ dan SQ kemudian mengaplikasikannya di dalam kehidupan sehari-harimulai dari cara bersikap didalam lingkungan kerja, lingkungan keluarga danlingkungan sekitar. Perbedaan paling signifikan adalah ika seorang pemimpinmemiliki kecerdasan EQ dan SQ ia mampu mengelola dan mengendalikan emosisehigga bisa menyelesaikan suatu permasalahan dengan kepala dan hati yangdingin, hal itu yang tidak dimiliki oleh seorang pemimpin yang hanyamengutamakan kecerdasan intelektualnya saja tanpa di imbangi dengan kecerdasanemosional dan kecerdasan spiritual, banyak sekali karna berawal dari tidakbisanya memecahkan masalah dengan hati dan kepala yang dingin perusahaan yangdipimpin akan menjadi krisis, mulai dari krisis finansial maupun krisiskepercayaan dari stakeholder perusahaan, jika bisa diimbangi dengan kecerdasanemosional dan spiritual tentunya hal ini bisa saja diminimalisir, untukmengambil keputusan pun tidak buru-buru dan harus melalui pertimbanganmatang-matang dan melihat dampak dari keputusan yang sudah atau akan diambil. Seorangpemimpin yang memiliki kecerdasan emosional dan spiritual tentunya memilikisikap tanggung jawab yang besar, jika salah ia selalu berkata salah dan tidakmenyalahkan orang lain serta mencari kambing hitam untuk menutupi kesalahannya,fenomena saat ini banyak dari pemimpin yang mempunyai sifat ingin benar sendiriatau otoriter, jika kita menyelaraskan kecerdasan intelektual dan kecerdasanemosional serta kecerdasan spiritual tentunya akan menjadi pribadi yang lebihbaik dan bisa bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. 4.        KESIMPULAN      Berdasarkanhasil penulisan karya ilmiah diatas dapat di simpulkan dalam bentuk point –point penting sebagai berikut:·        Enterpreneur adalah orang yang berjiwakreatif, inovatif, mandiri, percaya diri, ulet dan tekun, rajin, disiplin, siapmenghadapi resiko, jeli melihat & meraih peluang, piawai mengelola sumberdaya, dalam membangun, mengembangkan, memajukan dan menjadikan usaha atauperusahaan yang unggul.

·        Kepemimpinan(Leadership) adalah prosesmengarahkan, menginstruksikan, atau memengaruhi orang lain atau organisasiuntuk melaksanakan suatu tugas atau tujuan organisasi.·        Seorangentrepreneur yang memiliki jiwa kepemimpinan harus memiliki kecerdasanemosional dan spiritual yang diaplikasikan didalam kehidupan sehari-hari secaraberkelanjutan. penerapan kecerdasan emosional yang harus dimiliki oleh seorangpemimpin diantaranya adalah Motivasi, Pengaturan diri, Memiliki rasa empatiatau peka.

 5.     REFERENSI1.      Entrepreneurship Menjadi PebisnisUlung, Edisi Revisi, Elexmedia Komputindo, 2014, Dr.Ir.Eddy Soeryanto Soegoto2.

      J.House, Robert. 2013. StrategicLeadership Across Cultures: GLOBE StudyOf Ceo Leadership Behavior and Effectiveness in 24 Countries. SagePublications.